About Rudi Setiadi

Microsoft Translator

Your SEO optimized title page contents

Sabtu, 23 Februari 2013

CINTAI DAN LESTARIKAN BUDAYA INDONESIA

Your SEO optimized title page contents


AKU ANAK INDONESIA

Bersyukur aku menjadi anak Indonesia, karena Ibu Pertiwi begitu memanjakan kita dengan menyediakan segala kebutuhan hidup warganya dengan kekayaan alam dan lingkungan yang nyaman, kita hanya mengenal dua musim saja, yaitu musim hujan dan musim kemarau, tidak harus berbaju tebal seperti halnya orang yang hidup di negri sub-tropis.
Disamping itu kita dianugerahi kekayaan budaya yang beragan dengan hasil kerajinan rakyat yang mempunyai nilai ekonomis. Dalam situs ini saya mencoba untuk memberi informasi bagaimana budaya dan hasil dari kreatifitas mereka didalam menunjang kehidupannya.

DEBUS BUDAYA DARI BANTEN

Debus merupakan kesenian bela diri dari Banten yang mempertunjukan kemampuan manusia yang luar biasa, misalnya kebal senjata tajam, kebal disiram air keras dan tahan dibakar, tidak mempan ditembak senjata api dan lainnya.
Kesenian dan bela diri ini berawal dari abad 16 di masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin (1532-1570), pada zaman Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1692) Debus menjadi sebuah alat untuk meningkatkan semangat juang rakyat Banten dalam melawan kolonial Belanda pada masa itu. Lebih jelas bagaimana debus dipertunjukan saya sertakan video dari youtube dibawah ini.

.
KERIS

Keris adalah senjata tikam dari golongan belati (berujung runcing dan tajam pada kedua belah sisinya), Keris ini dikenal di kawasan Indonesia bagian Barat dan Bagian Tengah.
Bentuknya mudah dibedakan dari jenis senjata tajam lainnya, karena bentuknya tidak simetris dan dibagian pangkalnya melebar, sebagian besar Keris ini bilahnya berkelok-kelok dan banyak di antaranya memiliki pamor ( damascane), yaitu tampak serat-serat logam cerah pada helai bilahnya.
Dahulu keris berfungsi sebagai senjata di dalam duel atau perang, disamping itu juga sebagai benda pelengkap dalam upacara sesajian. Sekarang Keris berfungsi sebagai aksesori (ageman) dalam berbusana adat, seperti didalam upacara perkawinan dan lainnya, atau menjadi benda koleksi yang dinilai dari segi estetikanya.
Jenis senjata ini tersebar di dalam masyarakat yang terpengaruh oleh Kerajaan Majapahit, seperti  Pulau Jawa dan Madura, Nusa Tenggara, Sumatra, Pesisir Kalimantan, sebagian Sulawesi, Semenanjung Malaka, Thailand Selatan dan Philiphina Selatan (Pulau Mindanao).
Keris di setiap daerah memiliki ciri tersendiri di dalam penampilan, fungsi, garapan serta peristilahan dan Keris Indonesia telah terdaftar di UNESCO sebagai Warisan Budaya Non Bendawi Manusia sejak tahun 2005 (sumber id.wikipedia.org/wiki/keris) 




WAYANG GOLEK
Wayang Golek adalah satu seni pertunjukan rakyat Pasundan (Sunda) yang dibuat dari ukiran kayu dan sangat populer dikalangan penduduk Jawa Barat dan Banten.
Orang sering menghubungkan kata "wayang" dengan "bayang", karena dilihat dari pertunjukan wayang kulit yang menggunakan layar, dimana penonton menyaksikan pertunjukan dibalik layar dan yang terlihat berupa bayangan dari wayang kulit tersebut.
Di Jawa Barat selain wayang kulit yang populer adalah wayang golek dan wayang golek ini terbagi dua diantaranya wayang golek papak (cepak) dan wayang golek purwa yang banyak terdapat di daerah Sunda.
Setiap pertunjukan berlangsung selalu diiringi dengan seperangkat gamelan sunda (salendro)), yang terdiri dari dua buah saron, sebuah peking, selenten. seperangkat boning dan boning rincik, seperangkat kenong, sepasang gong )kempul dan goong) ditambah seperangkat kendang (kendang indung dan tiga buah kulanter) serta gambang dan rebab, tidak ketinggalan dua atau lebih penyanyi pengiring yang disebut Sinden. Lebih jelas bagaimana wayang golek di gelar, saksikan video dokumenter dari youtube dibawah ini.



BUDAYA TARI DARI PULAU BALI

Budaya tari dari Pulau Bali umumnya dapat dikategorikan menjadi 3 kelompok, yaitu "WALI" atau pertunjukan tarian sakral, "BEBALI" atau tarian untuk upacara dan juga untuk pengunjung, "BALIH-BALIH" atau tarian untuk hiburan para pengunjung.
I Made Bandem pakar tari Bali pada awal tahun 1980 mengklasifikasikan tarian Bali antara lain yang termasuk wali amanat untuk Berutuk misalnya Sang Hyang Dedari, Rejang dan Baris Gede.
Bebali antara lain Gambuh, Topeng Pajegan dan Wayang Wong, sedangkan  Balih-Balihan antara lain Legong, Parwa Arja. Prembon dan koreografi tari Joged dan berbagai tarian lainnya.
Salah satu tarian yang sangat populer bagi wisatawan adalah Tari Kecak dan Tari Pendet, pada tahun 1930 Wayan Limbak bekerja sama dengan seorang pelukis dari Jerman (Walter Spies) menciptakan Tari Kecak tradisi Sang Hyang dari cuplikan episode kisah Ramayana, Kedua orang ini mempopulerkan Tari Kecak ke seluruh dunia bersama dengan rombongan tari Bali nya.
Klip video dibawah diambil dari youtube.
























Jumat, 15 Februari 2013

JAWA - BALI OVERLAND TOUR

Your SEO optimized title page contents
INDONESIA UNTAIAN JAMRUD DI KHATULISTIWA

Indonesia sebuah negara kepulauan yang mempunyai daya tarik khusus, bukan saja dari keindahan alamnya yang asri juga menyimpan harta karun berupa kekayaan alam yang melimpah baik hasil bumi maupun deposit bahan tambang yang belum banyak terolah, hingga seniman indonesia mengabadikannya lewat sebuah lirik lagu Indonesia bagaikan kolam susu dan tongkat pun bisa tumbuh menjadi tanaman, itulah gambaran kesuburan alam Indonesia.
Ribuan kepulauan berwarna hijau membentang dari ujung Utara Pulau Sumatra sampai ke Merouke di bagian timur "Papua Barat", diatasnya dihuni oleh beragam suku bangsa dengan karakter budayanya masing-masing membuat Indonesia menjadi salah satu Negara yang kaya Budaya.
Cristopher Columbus (1451-1506) berusaha mencari tempat ini tetapi tersesat di Benua America, disusul oleh Ferdinan Magellan (1519-1522) dan hanya bisa menginjakkan kakinya di Philiphina.
Gugusan Kepulauan berwarna hijau dengan air laut yang berwarna biru ini menginspirasi seorang penulis Belanda (1680) bernama Eduard Douwes Dekker atau dikenal dengan nama Multatuli mengistilahkan Indonesia sebagai gugusan Jamrud di khatulistiwa.


Gugusan Kepulauan Indonesia

JAKARTA
Sebagai gerbang pertama masuk ke Indonesia inilah Jakarta, sebuah Kota Megapolitan yang terus bergerak tumbuh dari tahun ke tahun, ramai dengan berbagai ragam problematik manusia, baik urusan Negara, Politik, bahkan banjir yang secara berkala menggenangi kota ini. tetapi diluar itu semua Jakarta menyimpan potensi menarik yang tidak akan didapat dikota lainnya di dunia. Segala fasilitas kepariwisataan dan pendukungnya ada disini, tinggal kita memilih sesuai budget yang ada pada kita. Sebagai gambaran bagaimana Kota Jakarta, maka saya abadikan dengan membuat video berjudul Jakarta City Tour.





PULAU JAWA
Bagian terpadat dari seluruh kepulauan di Indonesia adalah Pulau Jawa, seluruh aktifitas manusia di Indonesia hampir 80% terpusat disini. Pulau Jawa terbagi menjadi lima wilayah administrasi antara lain Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Propinsi Banten, Propinsi Jawa Barat, Propinsi Jawa Tengah, Propinsi Jawa Timur termasuk Pulau Madura dan satu daerah istimewa Yogyakarta yang dipimpin oleh seorang Sultan (Raja).
Propinsi Banten adalah pecahan dari Propinsi Jawa Barat, berlokasi di Ujung Barat Pulau Jawa dan Daerah Yogyakarta berada dalam lingkaran daerah Jawa Tengah.



POTENSI DAN TUJUAN WISATA DI PULAU JAWA
BANTEN.
Picture

 ANYER dikenal sebagai daerah pesisir pantai menghadap ke Selat Sunda dimana ditengah Selat tersebut terdapat Gunung Krakatau yang meletus beberapa abad yang lalu dan sekarang dapat kita saksikan tumbuhnya anak Gunung Krakatau yang  terlihat secara berkala aktif.
Untuk lebih detai mengenal daerah ini silahkan buka

Picture

TAMAN NASIONAL UJUNG KULON (UNESCO WORLD HERITAGE)

Sebuah kawasan yang dilindungi menyimpan habitat tanaman dan binatang langka yang hampir punah yaitu Badak Jawa, kawasan ini meliputi daerah pesisir  di Selat Sunda termasuk kawasan Pulau Peucang, Pulau Panaitan dan Vulcano aktif Krakatau